Biru adalah sesosok pria yang mempunyai keinginan untuk membantu merah keluar dari masalah-masalah yang dihapinnya.
Biru mengerti bagaimana cara berpikir merah . Merah adalah sesosok perempuan yang mempunyai sifat keras kepala,selalu memikirkan hal sepele & selalu membuat masalah menjadi rumit.
Pria biru itu mungkin sudah lelah mendengar keluh kesahnya merah .sampai-sampai dia mengajak ke pasar malam hanya untuk bermain wahana
kora-kora.
Chatting
Biru : "carilah kesenangan untuk melepas beban mu :3 .ayok taman lampion."
Merah: "Sekarang?"
Biru : "malem lah ==" skrng ke taman lampion lampionnya ga pada idup kwkwkww."
Merah: " jam berapa?"
Biru : "jam 6+ atau sekaten? Naik kora-kora & silahkan menjerit ria."
Merah: " oke aku tunggu ditempat biasa."
Ketika jam 6+ merah pun menchatt biru ,apakah jadi ,ternyata biru sakit perut & jam yang dijanjikannyapun di undur menjadi jam 7+ .
Setelah merah sampi ketempat ketemuan biasanya dengan biru .merah menunggu ,dia merasa ketakutan karena dia berada ditempat gelap & orang-orang melewat kesana kemari ,merah hanya bisa menunggu & diam dan dia mengchatt sahabat SDnya yang bernama kuning untuk sedikit menghilangkan rasa takutnya .
Merah sedang asyik chatting dengan kuning tiba-tiba ada tangan dijidatnya merah .merahpun kaget dan mundur ,ketika dia melihat ternyata itu Biru dia langsung mengomel & tertawa.
Lalu merah &birupun memilih untuk pergi ke sekaten (pasar malam) karena merah belum pernah ke sana. Sesampainya disana merah hanya diam dan berjalan dibelakang biru,merah tidak tahu harus cerita dari mana .pria Biru itu selalu menoleh ke arah merah .birupun memulai pembicaraan "kamu didepan aja ntar kamu ilang."sambil memaggang pundak merah dan mendorongnya dari belakang.
Merah hanya merespon "haaa..."sedikit kaget.karena merah hanya bisa melamun.
Ketika di depan wahana kora-kora lalu merah & biru memasan tiketnya .merah hanya bisa kebingungan karena dia sebelumnya belum pernah berada di skaten(pasar malam) merah ketika mendapatkan tiket dia bertanya "ini kemanain?" Sambil menyodorkan tiket kehadapan biru .biru "sini." sambil memeggang tangan merah.
kamu disini aja ntar kita yang pojok berani?" .
merah merasa ditantang lalu diapun menjawab dengan PDnya "berani tapi ntar pasti aku ga bisa teriak."
Wahana itupun mulai bergerak yang awalnya merah santai duduk di kora-kora itu & melihat pemandangan lampu-lampu yang menyala .semakin lama kora-kora itupun semakin kencang dan tinggi .merah hanya bisa memejamkan mata ,lalu biru berkata "teriak aja aaaa" pria biru itu mengajak merah berteriak . merah sambil memejamkan mata dan sedikit demi sedikit membuka mata lalu merah menjawab dengan nada lemas & gemetaran " g g ga bisa " .pria biru itu mengajak beberapa kali merah supaya teriak tetapi itu sia-sia merah tidak bisa teriak . Sesudah menaiki kora-kora ,merah dengan santainya berjalan lalu pria biru itupun berkata "bentar berhenti dulu aku ga bisa jalan lurus kakiku masih gemetaran ,kamu ga gemeteran." Sambil memegang kakinya .merahpun menjawab "enggak aku gemeteran pas tadi naik wahananya doang" dengan santainya .lalu pria biru itupu bertanya "mau belu ice cream."sambil menujuk.Di dalam hatinya merah dia sangat senang ,pria biru itu tahu jika merah pada malam itu mengiginkan ice cream .merahpun menjawab "boleh" .
Birupun menanyakan "mau rasa apa?" .merahpun menjawab "vanila". Merah & biru memesan rasa ice cream yang sama .waktu cepat berlalu & pria biru itupun mengajak merah pergi lagi ke alun-alun selatan .saat menuju parkiran motor ada yang menjual aromanis .
Biru:"mau beli arumanis?"
Merah:"udah jam segini" .
Biru:" satu untuk berdua yang warna biru,ntar kita ngehabisinnya di alun-alun aja."
Sesampainya di alun-alun selatan ,pria biru itu mengajak merah untuk bermain permainan dengan cara menutup mata & berjalan lurus menuju pohon bringin .tetapi merah ketakutan dia hanya bisa menjawab "enggak aku takut gelap" dia hanya bisa menjawab itu berkali-kali hingga gemetaran dan dengan mata yang berkaca-kaca .birupun menjawab "cuman nuntup mata aja ,ntar kalau yang ada ngehalangin aku tendang." ,tetapi merah menjawab sama "enggak mau ,aku takut ."lalu birupun menyerah untuk mengajak merah bermain permainan itu .merahpun mencoba memberi tahu mengapa merah takut .
Merah :" aku takut gelap gara-gara dulu aku kalau berantem sama kembaran aku dikunci kamar mandi terus lampunya di matiin terus ditakut-takutin sama mama papa ku itu aku digituin dari TK ,rasannya tuh kayak takut tapi takutnya tuh takut gitu loh .padahal aku dulu masih kecil ya ga tau yang mana salah yang mana bener."
Birupun mengerti ,lalu biru dan merahpun mengobrol hingga larut malam.ditengah-tengah pembicaraan biru menunjuk kearah langit dan berbicara "liat ada bintang ,disini ada bukit bintang tapi bukit bintangnya tuh bukan bintang yang dilangit ,tapi lampu-lampu kota."
Merahpun menjawab "kayak yang waktu itu ? ." Birupun menjawab "iya ,ntar kapan-kapan aku ajak kamu kesana."
Diperjalanan pulang merah & biru hanya terdiam , merahpun melihat dibawah jembatan banyak lampu-lampu yang berasal dari rumah-rumah .lalu birupun ikut menoleh ke arah lampu-lampu itu .
Ketika merah sampai dirumah dia penasaran apa itu bukit bintang ,lalu dia mencari tahu .ternyata tempatnya bagus & tempat yang deperti itu yang membuat suasana hati merah tenang .merah hanya berusaha tidak terlalu berharap & tidak terlalu berharap suatu saat nanti ajakan pria biru ke bukit bintang itu menjadi kenyata. Seiring berjalannya waktu ,apakah ajakan pria biru itu menjadi kenyataan atau tidak ?
Biru mengerti bagaimana cara berpikir merah . Merah adalah sesosok perempuan yang mempunyai sifat keras kepala,selalu memikirkan hal sepele & selalu membuat masalah menjadi rumit.
Pria biru itu mungkin sudah lelah mendengar keluh kesahnya merah .sampai-sampai dia mengajak ke pasar malam hanya untuk bermain wahana
kora-kora.
Chatting
Biru : "carilah kesenangan untuk melepas beban mu :3 .ayok taman lampion."
Merah: "Sekarang?"
Biru : "malem lah ==" skrng ke taman lampion lampionnya ga pada idup kwkwkww."
Merah: " jam berapa?"
Biru : "jam 6+ atau sekaten? Naik kora-kora & silahkan menjerit ria."
Merah: " oke aku tunggu ditempat biasa."
Ketika jam 6+ merah pun menchatt biru ,apakah jadi ,ternyata biru sakit perut & jam yang dijanjikannyapun di undur menjadi jam 7+ .
Setelah merah sampi ketempat ketemuan biasanya dengan biru .merah menunggu ,dia merasa ketakutan karena dia berada ditempat gelap & orang-orang melewat kesana kemari ,merah hanya bisa menunggu & diam dan dia mengchatt sahabat SDnya yang bernama kuning untuk sedikit menghilangkan rasa takutnya .
Merah sedang asyik chatting dengan kuning tiba-tiba ada tangan dijidatnya merah .merahpun kaget dan mundur ,ketika dia melihat ternyata itu Biru dia langsung mengomel & tertawa.
Lalu merah &birupun memilih untuk pergi ke sekaten (pasar malam) karena merah belum pernah ke sana. Sesampainya disana merah hanya diam dan berjalan dibelakang biru,merah tidak tahu harus cerita dari mana .pria Biru itu selalu menoleh ke arah merah .birupun memulai pembicaraan "kamu didepan aja ntar kamu ilang."sambil memaggang pundak merah dan mendorongnya dari belakang.
Merah hanya merespon "haaa..."sedikit kaget.karena merah hanya bisa melamun.
Ketika di depan wahana kora-kora lalu merah & biru memasan tiketnya .merah hanya bisa kebingungan karena dia sebelumnya belum pernah berada di skaten(pasar malam) merah ketika mendapatkan tiket dia bertanya "ini kemanain?" Sambil menyodorkan tiket kehadapan biru .biru "sini." sambil memeggang tangan merah.
kamu disini aja ntar kita yang pojok berani?" .

merah merasa ditantang lalu diapun menjawab dengan PDnya "berani tapi ntar pasti aku ga bisa teriak."
Wahana itupun mulai bergerak yang awalnya merah santai duduk di kora-kora itu & melihat pemandangan lampu-lampu yang menyala .semakin lama kora-kora itupun semakin kencang dan tinggi .merah hanya bisa memejamkan mata ,lalu biru berkata "teriak aja aaaa" pria biru itu mengajak merah berteriak . merah sambil memejamkan mata dan sedikit demi sedikit membuka mata lalu merah menjawab dengan nada lemas & gemetaran " g g ga bisa " .pria biru itu mengajak beberapa kali merah supaya teriak tetapi itu sia-sia merah tidak bisa teriak . Sesudah menaiki kora-kora ,merah dengan santainya berjalan lalu pria biru itupun berkata "bentar berhenti dulu aku ga bisa jalan lurus kakiku masih gemetaran ,kamu ga gemeteran." Sambil memegang kakinya .merahpun menjawab "enggak aku gemeteran pas tadi naik wahananya doang" dengan santainya .lalu pria biru itupu bertanya "mau belu ice cream."sambil menujuk.Di dalam hatinya merah dia sangat senang ,pria biru itu tahu jika merah pada malam itu mengiginkan ice cream .merahpun menjawab "boleh" .
Birupun menanyakan "mau rasa apa?" .merahpun menjawab "vanila". Merah & biru memesan rasa ice cream yang sama .waktu cepat berlalu & pria biru itupun mengajak merah pergi lagi ke alun-alun selatan .saat menuju parkiran motor ada yang menjual aromanis .
Biru:"mau beli arumanis?"
Merah:"udah jam segini" .
Biru:" satu untuk berdua yang warna biru,ntar kita ngehabisinnya di alun-alun aja."
Sesampainya di alun-alun selatan ,pria biru itu mengajak merah untuk bermain permainan dengan cara menutup mata & berjalan lurus menuju pohon bringin .tetapi merah ketakutan dia hanya bisa menjawab "enggak aku takut gelap" dia hanya bisa menjawab itu berkali-kali hingga gemetaran dan dengan mata yang berkaca-kaca .birupun menjawab "cuman nuntup mata aja ,ntar kalau yang ada ngehalangin aku tendang." ,tetapi merah menjawab sama "enggak mau ,aku takut ."lalu birupun menyerah untuk mengajak merah bermain permainan itu .merahpun mencoba memberi tahu mengapa merah takut .
Merah :" aku takut gelap gara-gara dulu aku kalau berantem sama kembaran aku dikunci kamar mandi terus lampunya di matiin terus ditakut-takutin sama mama papa ku itu aku digituin dari TK ,rasannya tuh kayak takut tapi takutnya tuh takut gitu loh .padahal aku dulu masih kecil ya ga tau yang mana salah yang mana bener."
Birupun mengerti ,lalu biru dan merahpun mengobrol hingga larut malam.ditengah-tengah pembicaraan biru menunjuk kearah langit dan berbicara "liat ada bintang ,disini ada bukit bintang tapi bukit bintangnya tuh bukan bintang yang dilangit ,tapi lampu-lampu kota."
Merahpun menjawab "kayak yang waktu itu ? ." Birupun menjawab "iya ,ntar kapan-kapan aku ajak kamu kesana."
Diperjalanan pulang merah & biru hanya terdiam , merahpun melihat dibawah jembatan banyak lampu-lampu yang berasal dari rumah-rumah .lalu birupun ikut menoleh ke arah lampu-lampu itu .
Ketika merah sampai dirumah dia penasaran apa itu bukit bintang ,lalu dia mencari tahu .ternyata tempatnya bagus & tempat yang deperti itu yang membuat suasana hati merah tenang .merah hanya berusaha tidak terlalu berharap & tidak terlalu berharap suatu saat nanti ajakan pria biru ke bukit bintang itu menjadi kenyata. Seiring berjalannya waktu ,apakah ajakan pria biru itu menjadi kenyataan atau tidak ?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar